
Inflasi Indonesia 2025: 1,91% dan Apa Artinya
Inflasi harga konsumen Indonesia pada 2025 tercatat 1,91%, turun 0,27 poin dibanding tahun sebelumnya (2,18%). Angka ini berasal dari World Bank Open Data dan menjadi salah satu indikator utama daya beli masyarakat.
Berapa angka inflasi Indonesia beberapa tahun terakhir?
| Tahun | Inflasi |
|---|---|
| 2020 | 1,92% |
| 2021 | 1,56% |
| 2022 | 4,21% |
| 2023 | 3,67% |
| 2024 | 2,18% |
| 2025 | 1,91% |
Apa arti angka ini bagi masyarakat?
Inflasi mengukur kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Ketika inflasi turun, daya beli uang masyarakat menguat. Bagi rumah tangga, dampak paling terasa pada harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi.
Dari mana angka ini berasal?
Data diambil langsung dari World Bank Open Data, indikator FP.CPI.TOTL.ZG (inflasi harga konsumen tahunan). Angka diperbarui setiap tahun dan mencakup seluruh kelompok barang dan jasa dalam indeks harga konsumen.
- Sumber: World Bank Open Data
- Indikator: FP.CPI.TOTL.ZG
- Periode data: 2020 sampai 2025
- Diakses: 30 October 2026
Sumber: World Bank Open Data (data.worldbank.org)
Baca Juga
- Bocoran Uji Tipe Motor Matic 150cc Baru Suzuki Indonesia
- Bocoran Uji Tipe Motor Matic 150cc Suzuki Indonesia dan Persaingan di Segmen Maxi Scooter
- Dinamika Pasar Motor Indonesia Oktober 2026: Masuknya Berbagai Model Baru dari Moge hingga Skutik
- Honda Daftarkan Merek Ryden 160 di Indonesia, Sinyal Motor Baru?
